This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 07 Agustus 2008

Menunggu berakhirnya trend turun harga minyak...

Anda kemarin tertipu BUMI? Anda tidak sendiri. Kemarin, pada posisi pergerakan kemarin, jika BUMI mampu ditutup diatas level 5300, maka akan muncul signal bullish yang menandakan potensi rebound jangka pendek, setidaknya hingga kisaran 5800 - 6000. Akan tetapi, tekanan jual yang nampak mulai jam 15.15 benar-benar mematikan terjadinya peluang signal bullish. Apalagi posisi closing yang dibawah harga pembukaan membuat candlesticknya tidak jadi memunculkan signal bullish. Kondisi bursa kemarin juga diperburuk oleh penurunan harga saham-saham produsen CPO, seiring terus turunnya harga komoditasnya. Khusus untuk BUMI, jika trend masih berlanjut turun, penembusan atas suport di 6000 sebenarnya telah membuka peluang penurunan hingga kisaran 4250 - 4850 bagi saham penghasil batubara dengan kapitalisasi pasar terbesar ini.
Hikmah yang bisa kami ambil adalah: harga saham komoditas tidak akan rebound, sebelum harga komoditasnya belum menunjukkan tanda tanda berakhirnya trend turun. Melihat kenyataan ini, maka ada baiknya kita melihat arah dari pergerakan harga minyak (kami menggunakan minyak Nymex sebagai benchmark). Ketika harga minyak mengakhiri trend naiknya di sekitar minggu ketiga bulan Juli kemarin, kami memprediksikan bahwa harga minyak akan turun hingga kisaran suport US$117 - US$125 per barrel. Saat ini, harga minyak sudah mendekati atau berada diatas batas bawah dari kisaran tersebut. Kemana arah harga minyak Nymex ini kedepan? Yang perlu anda perhatikan adalah resisten di US$120.5. Hanya penembusan atas resisten ini yang akan memberikan signal berakhirnya trend turun. Disisi lain, jika trend terus bergerak turun, kemana arahnya? Dilihat dari posisi terakhir harga minyak Nymex, suport berada di level US$117, US$112, dan US$110. Berita jeleknya adalah harga minyak sudah dua - tiga hari ini berada dibawah suport di US$120 dimana level ini adalah suport yang berasal dari neckline pattern head and shoulder. Penembusan atas suport ini telah membuka potensi penurunan dengan target di sekitar US$99 - US$101. Artinya, jika harga minyak tidak kembali diatas US$120 dalam satu atau dua hari mendatang. Kita sebaiknya bersiap-siap menyambut penurunan harga minyak (dan biasanya diikuti oleh penurunan harga komoditas lainnya)!
Ditengah penurunan harga saham-saham dari emiten penghasil komoditas, IHSG belum tentu turun juga. Ingat bobot dari saham penghasil komoditas hanya sekitar 20% - 30% dari IHSG. Masalahnya, saham-saham sektor yang lain masih belum seluruhnya menunjukkan arah yang jelas. Yang signalnya jelas, baru BMRI yang berhasil menembus resisten di 3000 (potensi upside ke 3700 - 3900). Per perdagangan kemarin, PGAS juga menunjukkan signal bullish setelah berhasil menembus resisten dari trend channel di 2425 - 2450. Jika resisten psikologis di 2500 mampu ditembus pada pergerakan hari ini, berarti arah PGAS adalah ke kisaran 2700 - 2850. Akan tetapi, sisanya, TLKM masih terbentur dengan resisten di 8000 - 8200, BBRI masih terbentur dengan resisten di 6100 - 6200.
Seperti posting kami kemarin, kami masih melihat bahwa IHSG untuk jangka menengah masih akan bergerak flat di kisaran 2100 - 2525. Jika suport di 2100 ditembus, mungkin ceritanya akan lain. Tapi sejauh ini, kami masih melihat bahwa suport di 2100 akan kuat, dimana penurunan dari saham-saham penghasil komoditas akan diimbangi oleh kenaikan disaham-saham non komoditas. Resisten IHSG hari ini ada di level 2205 - 2215. Penembusan atas trend ini akan menjadi signal bahwa trend IHSG jangka pendek telah berubah dari turun menjadi naik.
Happy trading, semoga untung!!!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More