This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 26 Desember 2008

Santa Claus Rally, akankah ada?

Selamat pagi…

Tanpa terasa, tahun 2008 ini tinggal dua hari trading lagi (hari ini dan tanggal 30 Desember nanti). Masa diantara Natal dan Tahun baru seperti ini, sering terjadi apa yang disebut sebagai ‘Santa Claus Rally’ (kenaikan harga saham di seminggu terakhir di akhir tahun), atau bisa juga orang menyebutnya sebagai window dressing akhir tahun. Apakah event ini akan berlangsung tahun ini?

Berikut posisi terakhir dari beberapa variable pasar:

  • Indeks Dow Jones Industrial (DJI) di hari Jumat lalu ditutup naik tipis, dengan penutupan masih dibawah resisten baru di 8500.
  • Indeks regional pagi ini cenderung bervariasi (mixed) kalau tidak mau dibilang flat naik.
  • Aliran dana asing (foreign fund flow) dalam seminggu terakhir cenderung negative.
  • IHSG kemarin pertama kalinya ditutup dibawah kisaran support 1340 – 1348.

Kalau mau jujur, posisi IHSG dan DJI masih dibawah support. Artinya, peluang untuk mengalami koreksi terlihat cukup besar. Akan tetapi, untuk hari ini, sepertinya tidak ada alasan bagi IHSG untuk terkoreksi. Jadi.. ya kita lihat saja. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed di 1325 – 1350. Hanya penutupan diatas 1356 yang akan memberikan signal bahwa di tanggal 30 Desember nanti IHSG berpeluang untuk kembali bergerak naik. Tapi, selama itu tidak terjadi, berarti IHSG juga akan bergerak flat.

Sementara itu dulu dari kami…

Happy trading, semoga untung!!!

Rabu, 24 Desember 2008

DJI Memutuskan.....

Selamat pagi…

  • Indeks Dow Jones (DJI) akhirnya ditutup dibawah support 8500. Penembusan atas support di 8500 telah membuka potensi penurunan awal ke bawah level 8000.
  • Penembusan atas support di 8500 ini juga menentukan arah DJI untuk tahun 2009. Dilihat dari analis Elliot Wave yang kami lakukan, kami melihat peluang bahwa untuk 1H09, DJI akan bergerak naik setidaknya ke kisaran 9500 – 10500. Tapi setelah itu DJI kembali akan bergerak turun pada 2H09 dengan target penurunan yang lebih rendah dari level terendah yang akan dicapai DJI dalam beberapa hari mendatang.
  • Jika DJI bergerak turun, bursa regional bergerak turun. Dan jika bursa regional bergerak turun, sulit rasanya bagi IHSG untuk bergerak naik. Level 1323 akan menjadi support pertama untuk hari ini. Akan tetapi, jika support ini ditembus, support selanjutnya untuk IHSG ada di kisaran 1300 – 1305. Kisaran 1250 – 1275 akan menjadi support ketiga. Untuk jangka pendek, kami melihat bahwa worse case scenario untuk IHSG ada di level 1089 – 1110. Hanya penembusan atas kisaran support ini yang akan membuka potensi pelemahan ke bawah level psikologis 1000.

Trend jangka pendek, dan jangka panjang, sepertinya sudah berubah menjadi turun (kecuali jika DJI bisa naik diatas 8500 lagi dalam beberapa hari kedepan). Akan tetapi, tolong jangan lupa bahwa kita akan melewati 1H09 dengan level IHSG yang lebih tinggi dari level IHSG saat ini. Jika anda seorang trader murni, saat ini adalah saat untuk melakukan exit pasar. Posisi spekulatif sebaiknya hanya mulai dilakukan pada saat IHSG sudah mencapai kisaran 1250 – 1275, atau setelah muncul tanda tanda bahwa IHSG akan begerak naik.

Happy trading, semoga untung!!!

Senin, 15 Desember 2008

Beli simpan hanya jika resisten IHSG ditembus

Artha Graha, 15 Desember 2008

Selamat pagi…

  • Dow Jones Industrial (DJI) masih bertahan di atas support di 8500 pada pergerakan Jumat malam. Ini membuat dimulainya wave ke 5 dari DJI masih belum terkonfirmasi. Ini berarti, DJI masih berada dalam kisaran konsolidasi 8500 – 9000. Penembusan atas support di 8500 adalah signal bearish jangka pendek, dan penembusan atas resisten 9000 adalah signal bullish untuk jangka pendek.
  • Sebagian besar indeks di bursa Asia ditutup dekat dengan level terendah sebagai respon dari Dow Futures yang turun tajam pada pergerakan Jumat siang. Dengan ditutupnya DJI di level positif, maka sudah barang tentu akan membuat angka indeks tersebut bergerak rebound. Akan tetapi, apakah rebound itu hanya berlangsung sesaat atau apakah rebound tersebut akan menjadi signal bullish, sangat tergantung dari kemampuan dari indeks indeks tersebut dalam menembus resistennya. Untuk hari ini, resisten IHSG di 1285, sedangkan resisten Hangseng di 15025. Jika kedua indeks tersebut ditutup diatas resistennya, maka kemungkinan besar pergerakan naik masih bisa diharapkan untuk perdagangan besok. Tapi kalau tidak, ya siap-siap saja untuk mengalami kelanjutan dari koreksi.
  • Fund flow asing yang masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI) terlihat masih terus positif. Selain itu, penurunan dari harga BBM juga diperkirakan akan memberikan sentiment positif

Pengaruh dari DJI memang masih besar, padahal arah DJI memang masih belum jelas. Ini membuat susah juga untuk mengantisipasi (baca: menterjemahkan) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia . Oleh karena itu, marilah kita kembali ke strategi dasar: beli ketika mau naik, dan jual ketika mau turun. Karena kemarin turun, maka harga baru akan bergerak naik jika ada resisten yang ditembus. Resisten hari ini adalah di level 1285 untuk IHSG, dan 15025 untuk hangseng. Jika terdapat kecenderungan bahwa IHSG ditutup diatas resisten 1285, dan dikonfirmasi dengan hangseng yang ditutup diatas resisten 15025, anda sebaiknya sudah memiliki barang (stock saham) karena terdapat kemungkinan bahwa besok harga masih akan bergerak naik. Akan tetapi, jika tidak, ya berarti harga masih belum akan bergerak naik. Untuk apa juga memiliki posisi. Saham pilihannya tetap pada ‘9 Kunci Kemengangan’: TLKM, BBRI, BMRI, ASII, PTBA, UNTR, AALI, PGAS, dan INCO.

Terakhir, outlook jangka menengah kami adalah bullish, bagi anda yang masuh junior, jangan takut nyangkut karena jika anda nyangkut 1Q09 harus nya juga sudah bisa kembali modal.

Happy trading, semoga untung!!!

Rabu, 10 Desember 2008

9 Kunci Kemenangan

Selamat pagi...
  • Seperti kami utarakan kemarin, outlook jangka menengah dari Dow Jones Industrial (DJI) memang sudah bullish. Tapi bukan berarti tidak akan ada koreksi lagi. Kami memang masih menunggu koreksi terakhir (wave 5) dari DJI. Dilihat kemungkinan pola pergerakan bearish raising wedge yang mungkin terbentuk, sepertinya DJI memiliki peluang untuk terkoreksi, setidaknya hingga kisaran 7000 - 7500. Dibawah 8000 deh. Tapi, setelah itu, akan ada bull run dari DJI hingga Januari - Februari.
  • Posisi dari IHSG sebenarnya sudah menembus resisten dari pola segi tiga. Penembusan atas resisten di 1215 telah membuka potensi kenaikan hingga kisaran 1500 - 1600. Jika target ini tercapai, berarti titik tengah dari double bottom di 1430 akan tertembus. Penembusan atas resisten ini akan membuka potensi penguatan hingga kisaran 1750 - 1850. Secara total, IHSG memiliki potensi penguatan lebih dari 500 poin hingga 1H09. Potensi kenaikan 500 poin!!! Angin segar bagi kita semua!
  • Meskipun demikian, untuk jangka pendek, IHSG masih berpotensi untuk merespon koreksi yang terjadi pada DJI. Best case scenario: IHSG hanya menguji gap di 1208 - 1229 dan kemudian terus bergerak flat. Worse case scenario: IHSG menguji suport dari triangle di 1100 - 1150. Untuk sementara, kami berpegang pada best case scenario.
Koreksi terakhir sebelum bull run adalah saat terbaik untuk belanja. Saat terakhir untuk melakukan akumulasi sebelum harga terus bergerak naik dalam jangka waktu yang cukup lama. Manfaatkan saat-saat ini dengan sebaik-baiknya, terutama bagi anda yang ingin melakukan average down. Posisi beli sebaiknya dilakukan pada saham-saham yang termasuk golongan 'fast moving': TLKM, BBRI, PTBA, ASII, PGAS, BMRI, UNTR, AALI, INCO. Kami menyebut saham-saham ini sebagai: '9 Kunci Kemenangan'. Akumulasilah '9 kunci kemenangan' ini. Demi kemenangan yang akan kita peroleh hingga berakhirnya bull run ini, pada kuartal pertama 2009 nanti.
Happy trading, semoga untung!!!

Selasa, 25 November 2008

Get ready for Bull!!!

Pluit, 25 November 2008
Selamat pagi...
  • Signal bullish Dow Jones Industrial yang muncul pada hari Jumat, ternyata masih berlanjut dengan kenaikan DJI di hari Senin. Ini adalah signal yang bagus mengingat signal yang terkonfirmasi ini adalah yang pertama kali setelah dua atau tiga signal bulllish sebelumnya ternyata palsu. Dari posisi penutupannya, DJI masih ditutup dibawah resisten dari trend turun di 8500. Artinya: bisa jadi signal bullish itu terkonfirmasi, tapi sebelum DJI menembus 8500, trend dari DJI sebenarnya masih tetap turun.
  • Resisten IHSG hari ini ada dua: resisten pertama di 1150, dan resisten kedua berupa gap di 1157 - 1159. Bullish signal muncul jika kedua resisten ini bisa ditembus.
Seperti kami ungkapkan kemarin, IHSG memang sedang memiliki momentum bullish: Investor forum dan window dressing. Tapi trend IHSG sendiri masih turun. Kita masih menunggu penembusan resisten 1150, dan 1157 - 1159 sebelum bisa berubah menjadi bullish. Kita tidak boleh terlambat bereaksi, karena jika resisten tersebut ditembus, IHSG memiliki potensi naik dengan target awal di 1225 - 1250, dan target optimal di 1750 - 1850. Dengan kata lain: IHSG memiliki potensi kenaikan lebih dari 500 poin. Tolong, jangan terlambat untuk bereaksi. Stock pick masih tetap seperti kemarin: TLKM, ASII, BBRI, PTBA, PGAS, AALI, INCO, BMRI, UNTR.
Happy trading, semoga untung!!!

Kamis, 20 November 2008

Menunggu berakhirnya wave ke 5 dari Dow Jones Industrial

Kelapa Gading, 20 November 2008

Selamat pagi...

Penantian untuk berakhirnya wave ke 5 dari Dow Jones Industrial (DJI) rasanya seperti penantian yang tiada akhir. Kemarin, kami sudah mengemukakan bahwa bottom dari trend turun di DJI ini bisa dikisaran 7000 - 8100, atau bsai juga di 6000 - 6500. Tapi, penurunan yang terjadi semalam tetap saja membuat perasaan kami menjadi terluka. Berikut ulasan kami mengenai kondisi terakhir dari market:

*
DJI semalam ditutup tipis dibawah level psikologis 8000. Ini berarti, sisa suport yang ada adalah titik terendah dari pergerakan DJI 10 Oktober lalu di level 7773.71. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa kegagalan level psikologis 8000 ini bertahan, telah membuka potensi penurunan dengan target awal di kisaran 7000 - 7500, dan target optimal di kisaran 6000 - 6500.

* IHSG kemarin ditutup diatas batas bawah dari kisaran suport di gap 1180 - 1189. Dilihat dari penurunan yang terjadi di DJI, rasanya sulit bagi suport ini untuk bertahan. Suport selanjutnya untuk IHSG ada di level 1089 yang merupakan level terendah 28 Oktober. Suport selanjutnya, jika level ini gagal bertahan, ada dikisaran 950 - 1000. Artinya, jika suport 1089 gagal bertahan, IHSG akan menguji level psikologis 1000.
* Dimana trend turun ini berakhir? kami juga belum punya jawabannya. Tapi harapan kami, IHSG tidak menembus suport terakhir di 951. Yang kami tahu, trend turun ini berakhir jika ada resisten yang berhasil ditembus. Untuk jangka pendek, resisten dari DJI ada di kisaran 8500 - 8550, sedangkan untuk IHSG ada di level 1185.

Bottom dari sebuah trend turun, hanya bisa diketahui setelah bottom tersebut berlalu. Tapi sepertinya, ini kita masih jauh dari berlalu. Untuk posisi trading, kami hanya bisa menyarankan untuk fokus pada TLKM, ASII, dan PTBA. Beli di harga autorejection, exit setelah harga naik 2 - 3 poin. Untuk posisi akumulasi, saham pilihan kami tetap sama seperti kemarin: ASII, PTBA, AALI, UNTR, INCO, TLKM, BBRI, PGAS, BMRI. Beli pada harga autorejection, kalau perlu, beli di pasar nego, dibawah 10% dari harga autorejection.

Sementara itu dulu dari kami...

Happy trading, semoga untung!!!

Rabu, 12 November 2008

Turun? Beli! Belum ada signal bearish jangka menengah...

Selamat pagi…

Indeks Dow Jones ditutup turun pada pergerakan semalam. Dilihat dari posisi penutupannya terakhir, DJI masih berada dalam konsolidasi 8350 – 9700. Belum ada signal bearish

  • IHSG kemarin juga masih ditutup di dalam gap 1316 – 1357. Suport di 1316 kembali akan dicoba pada perakan hari ini. Jika support ini gagal bertahan, support berikutnya ada di kisaran gap 1258 – 1281. Hanya penembusan atas 1258 yang memberikan signal bearish jangka menengah.
  • Harga minyak ditutup dibawah level psikologis US$60 per barrel.

Selama DJI masih diatas support 8350 dan IHSG masih diatas support 1258, setiap koreksi adalah kesempatan untuk melakukan akumulasi atau pembelian di harga yang lebih murah. Disisi lain, kalau kedua support itu ditembus, stoploss hendaknya dilakukan karena potensi penurunannya memang terlihat cukup besar. Kami juga melihat dalam perdagangan kemarin, bahwa akumulasi terlihat mulai terjadi pada beberapa saham: BBRI, PTBA, INCO, PGAS, UNTR. Untuk hari ini, posisi spekulatif hendaknya dilakukan pada saham-saham tersebut, dengan strategi buy on weaknes.

Happy trading, semoga untung!!!


Selasa, 11 November 2008

Sentimen masih sangat minim...

Selamat pagi…

Kemarin IHSG mencoba menembus resisten dari gap 1357 dan gagal. Jadi untuk pergerakan hari ini, IHSG akan menguji support di 1300 – 1316. Disisi lain, Dow Jones Industrial masih bertahan dalam kisaran konsolidasi 8300 – 9700. Belum ada penembusan. Ini artinya perdagangan hari ini akan berlangsung dengan minim sentiment, dan minim sentiment berarti juga koreksi, dan dalam trend konsolidasi, koreksi berarti melakukan posisi pembelian spekulasi. Stock pick kami masih tetap pada saham-saham big caps: TLKM di kisaran 5750 – 5850, BBRI di kisaran 3300 – 3400, PTBA di 5900 – 6000, BMRI di 1770 – 1810, ASII di 9300 – 9500. Pembelian spekulatif ini sebaiknya dilakukan dalam size terbatas, mengingat jika IHSG ditutup menembus support di 1300 – 1316, maka berarti IHSG akan memiliki potensi koreksi hingga 1220 – 1280. PGAS kemarin juga masih bisa bertahan diatas support dari neckline head and shoulder sehingga hari ini adalah penentuan apakah break out yang terjadi kemarin, bisa terkonfirmasi. Meskpun demikian, posisi beli pada saham PGAS ini sebaiknya hanya dilakukan jika harga mampu ditutup diatas resisten 1860 – 1880. Untuk posisi spekulatif, pembelian hendaknya dilakukan di sekitar level support 1750.

Sementara itu dulu dari kami.

Happy trading, semoga untung

Kamis, 06 November 2008

Sign of short term reversal. Beli jika harga sudah terkoreksi sekitar 15%

Selamat pagi….

Sebelum mulai, kami ingin mengajukan pertanyaan kepada pembaca: Sudahkan anda menghubungi Account Officer (AO) kami pada sesi II perdagangan kemarin? Pada sesi kedua kemarin, kami melihat bahwa pasar mulai melakukan Selling on News ketika Barrack Obama terpilih, sehingga kami merekomendasikan kepada para AO kami, agar meminta nasabahnya untuk Exit dari pasar.

Anyway… fakta yang kita hadapi saat ini adalah sebagai berikut:

* Indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam ditutup turun menembus support di 9300. Ini adalah signal bearish mengingat DJI benar-benar Engulf (menutup) kenaikan yang terjadi sehari sebelumnya. Kemana arah DJI? Target awal adalah retracement 50% di 8900 – 9000. Worse case scenario untuk sementara adalah DJI bergerak dalam triangle formation. Jika DJI bergerak dalam triangle formation, berarti DJI masih ada kesempatan untuk turun hingga kisaran 8300 – 8500.
* Untuk IHSG, dari posisi pergerakan sehari sebelumnya, stoploss IHSG ada di level 1329. Akan tetapi, dari posisi pergerakan selama sesi pertama, kami memang kemudian menaikkan posisi stoploss ke level 1410, dengan asumsi bahwa jika IHSG ditutup dibawah level 1410, maka IHSG memiliki peluang untuk membuat bentuk shooting star, dan memang penutupan IHSG kemarin memang membentuk candlestick berbentuk shooting star.
* Jika IHSG trendnya berubah turun pada hari ini, IHSG diperkirakan akan mengarah ke kisaran 1250 – 1275 sebagai target awal. Tepatnya, gap di 1258 – 1281 adalah target IHSG untuk jangka pendek. Apakah IHSG akan turun dibawah level itu? Dimana bottom IHSG berikutnya? Kami juga belum ada clue (jawabannya). Worse case scenario: IHSG akan mengulang titik terendah di 1089. Tapi, apakah IHSG akan kesana? Belum tentu juga. Kami melihat bahwa pergerakan IHSG seminggu terakhir, berada dalam volume kecil, dan kenaikan yang terjadi pada harga saham juga sangat besar. Ini membuat para trader akan berani mengambil posisi, jika harga mengalami penurunan. Masuknya para speculator ini membuat penurunan yang terjadi, bisa jadi tidak sebesar apa yang terjadi kemarin.
* Harga minyak kembali turun. Resisten di US$70 gagal untuk ditembus. Ini artinya harga minyak terlihat masih akan bergerak flat di kisaran US$63 – US$70. Penembusan atas support di US$63 akan membuka potensi pelemahan kebawah level US$60. Kami masih berada dalam pendapat semula, bahwa selama harga minyak Nymex berada di bawah US$70 per barrel, harga minyak memiliki peluang untuk bergerak ke kisaran US$40 – US$50 per barrel. Penurunan harga BBM akan segera dilaksanakan. Cepat atau lambat, harga premium industri akan lebih murah dari harga premium subsidi.

Dalam kondisi seperti ini, kita harus kembali ke pertanyaan berikut: Dalam melakukan transaksi di pasar modal, anda itu mau menggunakan strategi investasi, atau trading? Jika investasi, maka setiap penurunan harga adalah kesempatan untuk membeli di harga yang lebih murah. Selain itu, ngapain sih kita mikirin pergerakan harga jangka pendek? View dari seorang investor, kan adalah view jangka panjang. Tapi, jika strategi yang dipilih adalah sebagai seorang trader, maka berarti kita harus segera exit, kerena IHSG akan begerak turun. Dimana kita akan mulai melakukan entry? Kami kira, level 20% dari penutupan kemarin, adalah level yang bagus untuk mulai melakukan akumulasi. Sahamnya apa aja? Top pics kami saat ini adalah: ASII, PTBA, BBRI, BMRI, TLKM, UNTR, AALI dan INCO. Pilihan kami ini berdasarkan ide bahwa kita harus mencari saham-saham berkapitalisasi besar, atau tapi distribusi sahamnya tidak terlalu banyak, sehingga pergerakannya akan lebih volatile. Ingat: saham yang lebih volatile, akan memberikian keuntungan yang lebih besar, bagi para trader.

Happy trading, semoga untung!!!

Rabu, 05 November 2008

Dalam trend naik, setiap koreksi adalah kesempatan untuk akumulasi di harga yang lebih murah

Selamat pagi…

· Dow Jones Industrial (DJI) menembus high sebelumnya. Signal bullish ini adalah konfirmasi yang bagus untuk DJI terus bergerak naik menuju 10000 – 10500. Euphoria dari pemilihan presiden Amerika terlihat memberikan sentiment positif pada bursa saham di Amerika.

· Supensi BUMI hari ini dibuka. Sepertinya aka nada tekanan jual dari posisi force sell yang masih terjadi. Meskipun demikian, kami masih melihat bahwa prospek BUMI kedepan terlihat bagus, terutama dengan harga minyak yang menunjukkan kecenderungan untuk bottoming. Posisi sebaiknya memang buy on weakness. Dengan target teknikal di level 1500, BUMI sebaiknya diakumulasi ketika sudah mencapai kisaran 1500 – 1800.

· IHSG masih berada dalam trend naik. Stoploss hari ini ada di level 1329. Artinya, jika support di 1329 ditembus, exit posisi trading karena trend IHSG sudah kembali berubah menjadi turun.

· Trend IHSG masih naik. Target untuk jangka pendek ada di level 1450 – 1510. Posisi take profit sebaiknya mulai dilakukan ketika IHSG sudah mencapai kisaran gap 1477 – 1510.

Dibukanya suspensi BUMI, membuka peluang untuk terjadinya tekanan pada bursa. Akan tetapi, perlu diingat selalu bahwa selama IHSG tidak ditutup dibawah support 1329, IHSG masih berada dalam trend naik. Trend naik ini didukung oleh trend naik yang ada di DJI, akibat euphoria pemilihan presiden Amerika Serikat. Jadi, ingatlah: selama trend masih naik, setiap koreksi adalah tempat yang paling baik untuk melakukan akumulasi di harga yang lebih murah. Posisi trading sebaiknya di fokuskan pada saham-saham yang belum mencapai retracement 50%-nya, seperti TLKM, UNTR, AALI, dan PTBA. Satu-satunya saham yang kemarin memberikan signal bearish adalah BBRI. Jika hari ini BBRI bergerak turun, posisi akumulasi sebaiknya mulai dilakukan pada kisaran harga 3250 – 3350.

Happy trading, semoga untung!!!


Rabu, 29 Oktober 2008

Benarkah bottom sudah lewat ?

Selamat pagi…

  • Dow Jones Industrial Average kemarin ditutup diatas level psikologis 9000 yang merupakan resisten dari bearish trend kami untuk jangka pendek.
    • Apakah ini berarti trend turun sudah berakhir? Yang jelas, penutupan DJI diatas level 9000 membatalkan target triangle ke 7000 – 7500 yang sempat muncul dua – tiga hari yang lalu.
    • Tapi, apakah berarti DJI trendnya sudah berubah menjadi trend naik? Belum tentu juga. Perubahan DJI menjadi trend naik masih membutuhkan konfirmasi penembusan atas kisaran resisten 9250 – 9300. Dengan kata lain: Jika DJI menembus 9300, maka DJI memiliki potensi untuk melanjutkan pergerakan naik menuju kisaran 10000 – 10500.
    • Kok sepertinya ragu-ragu? Iya. Tanggal 20 lalu kami tertipu oleh signal bullish dari DJI. Jadi Better safe then sorry.
  • Pertanyaannya sekarang: Apakah sentiment positif DJI mampu memberikan sentiment positif pada IHSG
    • Perdagangan kemarin benar-benar seperti apa yang kami prediksikan Emiten Logam vs Tekanan Jual. Tekanan jual mungkin masih akan muncul hari ini. Akan tetapi, saya kira akan banyak berkurang. Sentimen negative sepertinya memang masih akan meliputi saham-saham dari emiten yang terkait dengan suku bunga dan kurs. Harapannya, hari ini orang mulai berpikir, apakah penurunan lanjutan masih rasional atau tidak.
    • Posisi autorejection dari saham-saham penghasil logam kemarin, memperlihatkan bahwa pelaku pasar terlihat mulai rasional. Ini sebenarnya yang paling penting mengingat kepanikan yang berlangsung beberapa hari ini, baru bisa berakhir jika pelaku pasar mulai menggunakan rasionya. Hari ini, harga saham-saham diperkirakan akan kembali mengalami kenaikan. Akan tetapi, posisi beli akan sulit dilakukan mengingat harga akan langsung autoreject di harga atas.
    • Dilihat dari posisi IHSG kemarin yang berbentu spinning, maka level 1137 akan menjadi resisten pertama hari ini. Gap 1137 – 1157 akan menjadi penentu apakah trend IHSG berubah menjadi bullish atau tidak. Dengan kata lain: Jika IHSG ditutup diatas 1157, IHSG masih akan bergerak naik menuju kisaran 1275 – 1300.
  • Stock Pick?
    • Jika IHSG berhasil menembus gap 1137 – 1157, Shoot anything that can moves!!! Beli saham apa saja, yang penting ada fundamentalnya, pasti akan mengalami rebound yang cukup signifikan!!!
    • Top pics kami sih di saham-saham big caps atau setidaknya, saham-saham yang memiliki kapitalisasi tertinggi untuk setiap sektornya: TLKM, ASII, PTBA, SMGR, INCO, AALI. Untuk banking, rebound juga tetap akan terjadi di saham-saham BBRI, BMRI, BBCA, dan lain-lain. Akan tetapi pergerakannya mungkin belum akan sebaik rebound yang terjadi di saham-saham diatas.

Sementara itu dulu dari kami. Memang sih, sebelum DJI melewati level 9300, kita memang masih harus agak berhati-hati. Dan setidaknya, kalau DJI nanti malam turun diatas 500 poin, kami juga akan berubah menjadi bearish lagi. Tapi, yang terpenting harus anda ingat untuk hari ini adalah: anda harus bisa menjual saham anda dengan harga sebaik mungkin!!! Market seperti ini tidak datang setiap hari. Jadi kita harus bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

Happy trading, semoga untung!!!

Kamis, 23 Oktober 2008

False signal terbukti merupakan signal bearish. Market turun? Mari belanja lagi!

Selamat pagi...
  • Kekhawatiran kami bahwa false signal yang nampak pada DJI kemarin akan menjadi sebuah signal bearish ternyata menjadi kenyataan. DJI semalam turun lebih dari 5%. Posisi terakhir DJI memang masih ditutup diatas kisaran suport 7800 - 8500 yang terlihat menahan penurunan DJI dalam dua - tiga minggu terakhir. Meskipun demikian, posisi penutupannya dibawah suport dari triangle jangka pendek yang terlihat dua hari yang lalu. Ini artinya: Selama DJI masih dibawah 8750, DJI memiliki peluang penurunan hingga kisaran 6850 - 7500, terutama jika level 7773.71 (titik terendah 10 Oktober) berhasil ditembus.
  • Harga minyak Nymex semalam ditutup dibawah suport terakhir US$68.5 per barrel. Ini artinya: Pergerakan harga minyak Nymex ke level US$40 - US$50 sudah terkonfirmasi!
  • IHSG kemarin masih ditutup di kisaran suport 1358 - 1377. Dilihat dari flat range yang terjadi belakangan, penembusan atas suport 1358 akan membuka potensi penurunan dengan kisaran 1280 - 1300 sebagai target minimal, dan 1200 - 1225 sebagai target maksimal. Either way.. target kami jangka pendek setelah 1600 ditembus IHSG ke 1200 - 1300, akan kena hari ini!
  • Untuk jangka pendek, kami masih melihat suport di 1200 - 1300. Kami mungkin baru berubah pikiran jika suport DJI psikologis DJI di 7500 - 7100 gagal bertahan. Jika 1200 - 1300 ditembus, memang terbuka peluang bagi IHSG untuk bergerak turun menuju kisaran 950 - 1000. Tapi, 1200 kan belum tembus. Jadi ya santai saja. Jangan terburu bilang IHSG ke bawah 1000. Nanti anda jadi tiidak berani belanja.
  • Valuation wise, harga saham saat ini sangat murah. Rata-rata valuasi konsensus, minimal sudah 70% diatas level harga saat ini, untuk sebagian besar saham. Rata-rata target harganya aja masih di kisaran 1750 - 1800. Artinya: Secara fundamental, setiap penurunan adalah kesempatan untuk melakukan akumulasi pada harga yang lebih murah! Mulailah belanja ketika IHSG sudah dibawah level 1300.
  • Stock Pick? Tetap: TLKM, BBRI, ASII, dan PTBA. Cari di harga yang bagus.
Happy trading, semoga untung!!!

False Break.. Saat untuk mengkalkulasi resiko

Selamat pagi...
Maaf. Index Dow Jones Industrial (DJI) semalam ternyata masih gagal menembus level resisten di 9300, konfirmasi terakhir untuk mengakhiri bearish market yang tengah terjadi. Ini membuat penembusan yang terjadi kemarin menjadi penembusan yang gagal/palsu (false break). IHSG kemarin juga gagal ditutup diatas resisten 1441. Signal yang juga tidak menguntungkan. Mengingat false break seperti ini, sering kali menjadi signal bearish. Mungkin ada baiknya kita melihat posisi resiko saat ini:
  • DJI terlihat masih berada dalam trend turun. Untuk jangka pendek, kisaran suport di 7800 - 8000 terlihat berhasil menahan penurunan. Kisaran suport ini adalah kisaran suport yang cukup kuat mengingat suport ini adalah retracement 50% jika kita menarik titik awal retracement dari Black Monday (Oktober 1987). Worse case scenario yang mungkin terjadi untuk DJI adalah jika suport di 7300 ditembus, maka akan terbuka peluang koreksi hingga 5800 - 6400. Perlu diingat, untuk saat ini, selama suport di 7800 - 8000 masih bertahan, untuk sementara potensi penurunannya hanya terbatas hingga level tersebut.
  • False break juga terjadi pada harga minyak. Harga minyak kembali diperdagangkan dibawah suport level US$73.5, setelah kemarin sempat menembus resisten di US$75 pada perdagangan pagi. Ini membuat level US$68.5 akan menjadi suport terakhir untuk jangka pendek. Penembusan atas suport level ini akan menjadi konfirmasi yang bagus untuk penurunan lanjutan menuju kisaran US$40 - US$50 per barrel.
  • IHSG kemarin gagal ditutup diatas resisten 1441. Ini adalah ancaman bagi harami candle yang muncul dari dua hari perdagangan sebelumnya. Untuk jangka pendek, IHSG terlihat memiliki kisaran suport di 1358 - 1377. Jika suport ini gagal bertahan, berarti level target kami untuk jangka pendek di kisaran 1200 - 1300 akan tercapai.
Trend DJI, Minyak Nymex, dan IHSG masih berada dalam trend turun. Positioning harian, sebaiknya dilakukan hanya dilakukan dengan pola trading. Dan jangan lupa, disiplin adalah salah satu kunci dari sukses dalam melakukan trading.
Happy trading, semoga untung!!!

Selasa, 14 Oktober 2008

Mari kita 'menyerang' sejak detik pertama! (waspadai panic buying)

Selamat pagi...
  • Hari ini masih belum ada pre opening. Artinya, dalam menentukan autoreject (AR) untuk setiap saham akan menggunakan posisi penutupan kemarin.
  • Jika ada pre opening, maka IHSG bisa bergerak diatas 10%. Tapi, jika tidak ada pre opening, berarti IHSG baru bisa bergerak diatas 10% jika semua saham anggota IHSG naik 10%. Padahal dilihat di perdagangan kemarin, beberapa saham mengalami kenaikan dibawah 10% (pada range 9,6% - 9,9%) sudah autoreject. Jadi: Bursa hari ini, kalaupun naik, tidak mungkin naik diatas 10%. Jadi, bursa hari ini tidak mungkin mengalami suspensi trading.
  • Setelah Dow Jones Industrial mencapai kisaran target kami di 7500 - 8200, akhirnya Dow rebound. Signal bahwa trend turun jangka pendek DJI telah berakhir juga nampak dengan penutupan DJI diatas posisi tertinggi di hari sebelumnya. Tapi, potensi kenaikan yang terlihat, sepertinya masih terbatas hingga kisaran 9400 - 9600 (10000 - 10200 max). DJI naik, tapi sepertinya potensi kenaikannya masih terbatas.
  • Yang runyam adalah pergerakan IHSG. Runyam mengingat autorejection akan membatasi pergerakan kenaikan harga. Dilihat dari posisi terakhir, IHSG memiliki potensi untuk rebound hingga kisaran 1603 - 1650. Tapi, dengan adanya autorejection yang baru, sepertinya level tersebut tidak akan tercapai pada pergerakan IHSG hari ini. Memang sih, jika IHSG naik 10%, maka IHSG bisa mencapai level 1607. Tapi, level tersebut baru bisa tercapai jika semua saham yang ada di BEI mengalami autorejection! Nggak mungkin kan?
  • Arah IHSG jangka pendek: 1603 - 1650. Maximum upside: gap di kisaran 1766 - 1821.
  • Sahamnya apa? Mengingat level autorejection hari ini tetap di level 10%, maka perdagangan dari saham-saham blue chip diperkirakan hanya akan berlangsung singkat. Gimana gak singkat, sebentar juga autorejection! Kalau sudah begini, PANIC BUYING KEMUNGKINAN AKAN TERJADI! Pelaku pasar akan mencoba mengejar saham-saham lapis kedua, bahkan lapis ketiga.
  • Terakhir: Tolong diingat bahwa trend jangka menengah masih tetap turun. Apakah rebound yang terjadi ini baru merupakan rebound sesaat atau level terendah kemarin adalah bottom untuk jangka panjang, sepertinya masih membutuhkan konsolidasi lagi. Posisi jangka panjang tetap sebaiknya sell on strength. Tapi, saya kira, kalau hari ini mungkin belum. Puncak dari IHSG paling cepat baru besok. Mulai berpikir untuk profit taking = iya. Tapi sisakan posisi profit taking untuk perdagangan besok!
  • POSISI SEBAIKNYA TETAP TRADING! Ingat trend jangka menengah masih turun!
Sementara itu dulu dari kami.
Happy trading, semoga untung!!!

Turun? ya BELI!!!

Selamat pagi...

Point by point aja ya... terlalu banyak hal di kepala saya... mungkin tidak akan berurutan.. tapi semoga bisa membantu:

* Bursa Efek Indonesia akan kembali buka hari ini.
* BEI terakhir buka: Rabu tanggal 8 Oktober. Posisi DJI 7 Oktober: 9447.11. Posisi DJI terakhir Jumat malam: 8451.19. Berarti, ada penurunan sebesar 995.92 poin (setara dengan 10.54%) DJI yang belum didiskon oleh IHSG.
* Sesuai dengan ekspektasi, DJI telah mencapai titik terendah pada level target kami di kisaran 7500 - 8200, sebelum akhirnya ditutup dengan candlestick berpentuk spinning. Bisa jadi panjangnya tail sebelah bawah adalah pertanda bahwa pelaku pasar mulai melakukan short covering. Disisi lain, itu menunjukkan bahwa pembeli (buyers) mulai masuk ke bursa. Penembusan atas resisten 8989 adalah signal bullish DJI untuk jangka pendek.
* Harga komoditas masih cenderung melemah. Kecuali jika harga minyak Nymex bisa menembus resisten di US$82.5 per barrel, sebaiknya kita tidak usah mengharapkan signal bullish pada sektor komoditas.
* Berharap bursa hari ini kembali suspend hari ini setelah dibuka? Anda boleh bermimpi! BEI telah mengeluarkan peraturan baru yang membatasi entry order 10% dari harga pembukaan atau harga penutupan kemarin jika harga pembukaan tidak bisa terbentuk. Artinya, jika tidak ada pre opening (untuk perdagangan hari ini memang diumumkan tanpa pre opening), perdagangan baru bisa suspend dalam kondisi IHSG terkoreksi di level 10% jika semua saham yang menjadi dasar penghitungan BEI berada dalam posisi autorejection! Tidak mungkin kan?
* Pembatasan volatilitas ini nantinya akan menjadi kontra produktif ketika IHSG bergerak naik karena akan membatasi kenaikan harga. Tapi disisi lain tolong dilihat segi positifnya: ini membuat peluang penurunan menjadi terbatas!
* Data di Bloomberg memperlihatkan, per posisi jam 8 tadi, Rupiah kuat dibawah level psikologis Rp 10.000 per US$. Bisa jadi ini adalah pertanda bahwa kepanikan di pasar uang sudah berkurang atau malah sudah berakhir. Tapi apakah benar seperti ini? Mari kita lihat.
* Banyak emiten, terutama BUMN yang sudah menebar komitmen untuk buyback. Apakah buyback ini bisa menyelamatkan bursa dari kepanikan? Mari kita lihat bersama!
* Sebentar lagi pemilihan Presiden US. 8 November kalau tidak salah. So.. harapannya adalah: Presiden yang baru bisa menenangkan pasar dan membawa pasar keluar dari krisis. Ini adaah momentum positif jangka pendek yang bisa kita tunggu-tunggu.

Jadi... apa yang akan terjadi hari ini?

* IHSG sepertinya akan turun dulu karena akan mendiskon penurunan regional yang belum terdiskon.
* Tapi, bursa tidak akan mengalami suspend lagi mengingat secara sistem sepertinya tidak dimungkinkan bagi IHSG untuk terkoreksi diatas 10%.
* Yang menarik nanti adalah perdagangan sesi 2. Seperti anda lihat pada perdagangan pagi ini, regional Asia cenderung rebound. DJI juga terlihat sudah berada dekat dengan suport level sehingga kita suda bisa berharap bahwa DJI kembali rebound. Akankah IHSG sesi 2 akan rebound mengikuti bursa regional, mari kita lihat bersama. Tapi, peluang untuk itu, seperti ada.

Jadi.. apa yang harus dilakukan?

* IHSG pada penutupan tanggal 8 kemarin berada di PER 9 kali. Murah banget! Ini mengingat IHSG dalam 5 tahun terakhir cenderung untuk diperdagangangkan di kisaran PER 12 kali hingga PER 17 kali.
* Basic Rule of Trading (or Investment): beli ketika murah, jual ketika mahal. Harga saat ini = Murah sekali. Tekanan jual akibat orang panic akan membuat harga menjadi semakin murah lagi!!! So.. hari-hari ini adalah saat yang terbaik untuk belanja. BUKAN SAAT UNTUK MENJUAL!!! Jika anda memaksakan diri untuk menjual, maka anda akan mendapatkan harga yang terlalu murah. Kecuali memang terpaksa, posisi jual memang tidak boleh anda lakukan karena anda akan menjual pada harga yang terlalu murah!!!
* TURUN? ya BELI!!! itu yang kami sarankan untuk posisi saat ini.

Happy trading, Semoga untung!!!

Kamis, 07 Agustus 2008

Menunggu berakhirnya trend turun harga minyak...

Anda kemarin tertipu BUMI? Anda tidak sendiri. Kemarin, pada posisi pergerakan kemarin, jika BUMI mampu ditutup diatas level 5300, maka akan muncul signal bullish yang menandakan potensi rebound jangka pendek, setidaknya hingga kisaran 5800 - 6000. Akan tetapi, tekanan jual yang nampak mulai jam 15.15 benar-benar mematikan terjadinya peluang signal bullish. Apalagi posisi closing yang dibawah harga pembukaan membuat candlesticknya tidak jadi memunculkan signal bullish. Kondisi bursa kemarin juga diperburuk oleh penurunan harga saham-saham produsen CPO, seiring terus turunnya harga komoditasnya. Khusus untuk BUMI, jika trend masih berlanjut turun, penembusan atas suport di 6000 sebenarnya telah membuka peluang penurunan hingga kisaran 4250 - 4850 bagi saham penghasil batubara dengan kapitalisasi pasar terbesar ini.
Hikmah yang bisa kami ambil adalah: harga saham komoditas tidak akan rebound, sebelum harga komoditasnya belum menunjukkan tanda tanda berakhirnya trend turun. Melihat kenyataan ini, maka ada baiknya kita melihat arah dari pergerakan harga minyak (kami menggunakan minyak Nymex sebagai benchmark). Ketika harga minyak mengakhiri trend naiknya di sekitar minggu ketiga bulan Juli kemarin, kami memprediksikan bahwa harga minyak akan turun hingga kisaran suport US$117 - US$125 per barrel. Saat ini, harga minyak sudah mendekati atau berada diatas batas bawah dari kisaran tersebut. Kemana arah harga minyak Nymex ini kedepan? Yang perlu anda perhatikan adalah resisten di US$120.5. Hanya penembusan atas resisten ini yang akan memberikan signal berakhirnya trend turun. Disisi lain, jika trend terus bergerak turun, kemana arahnya? Dilihat dari posisi terakhir harga minyak Nymex, suport berada di level US$117, US$112, dan US$110. Berita jeleknya adalah harga minyak sudah dua - tiga hari ini berada dibawah suport di US$120 dimana level ini adalah suport yang berasal dari neckline pattern head and shoulder. Penembusan atas suport ini telah membuka potensi penurunan dengan target di sekitar US$99 - US$101. Artinya, jika harga minyak tidak kembali diatas US$120 dalam satu atau dua hari mendatang. Kita sebaiknya bersiap-siap menyambut penurunan harga minyak (dan biasanya diikuti oleh penurunan harga komoditas lainnya)!
Ditengah penurunan harga saham-saham dari emiten penghasil komoditas, IHSG belum tentu turun juga. Ingat bobot dari saham penghasil komoditas hanya sekitar 20% - 30% dari IHSG. Masalahnya, saham-saham sektor yang lain masih belum seluruhnya menunjukkan arah yang jelas. Yang signalnya jelas, baru BMRI yang berhasil menembus resisten di 3000 (potensi upside ke 3700 - 3900). Per perdagangan kemarin, PGAS juga menunjukkan signal bullish setelah berhasil menembus resisten dari trend channel di 2425 - 2450. Jika resisten psikologis di 2500 mampu ditembus pada pergerakan hari ini, berarti arah PGAS adalah ke kisaran 2700 - 2850. Akan tetapi, sisanya, TLKM masih terbentur dengan resisten di 8000 - 8200, BBRI masih terbentur dengan resisten di 6100 - 6200.
Seperti posting kami kemarin, kami masih melihat bahwa IHSG untuk jangka menengah masih akan bergerak flat di kisaran 2100 - 2525. Jika suport di 2100 ditembus, mungkin ceritanya akan lain. Tapi sejauh ini, kami masih melihat bahwa suport di 2100 akan kuat, dimana penurunan dari saham-saham penghasil komoditas akan diimbangi oleh kenaikan disaham-saham non komoditas. Resisten IHSG hari ini ada di level 2205 - 2215. Penembusan atas trend ini akan menjadi signal bahwa trend IHSG jangka pendek telah berubah dari turun menjadi naik.
Happy trading, semoga untung!!!

Rabu, 23 Juli 2008

Trend naik mulai terlihat di Bursa Regional: Perhatikan Infrastruktur dan Properti

Kuta, 23 Juli 2008

Selamat pagi...

Dow Jones Industrial (DJI) akhirnya menembus kisaran resisten 11500 -
11550. Dari trend yang tertembus, DJI terlihat memiliki potensi kenaikan
setidaknya menuju 11900 - 12000. Harga minyak terlihat kembali melemah,
tapi masih belum mampu turun dibawah kisaran gap US$127.95 per barrel -
US$130.75 per barrel.

Disatu sisi, potensi kenaikan dari DJI ini, sepertinya memang didorong
oleh pelemahan harga komoditas, terutama minyak. Disisi lain, melihat
potensi kenaikannya yang cukup besar. Ini membuka peluang bagi IHSG untuk
menembus resisten di 2215 dan terus bergerak naik menuju 2245 - 2290.

Dari beberapa chart yang kami amati hari ini, kami tertarik pada PGAS
setelah kemarin telah mengalami suport testing. Melihat trend yang
tertembus, PGAS setidaknya memiliki potensi kenaikan menuju level 12900 -
13300. Saham TLKM yang kemarin ditutup dibawah resisten di 7700, hari ini
juga masih memiliki peluang untuk bergerak naik menuju kisaran 8000 -
8200, jika harga saham ini mampu menembus resisten ini. Selain itu,
saham-saham sektor properti terlihat juga memiliki peluang kenaikan yang
cukup menarik. CTRA kemarin terlihat mampu menembus resisten dari bullish
falling wedge di 490. Selama suport ini masih bertahan, CTRA memiliki
peluang kenaikan hingga kisaran 650 - 770. Pada CTRS terlihat memiliki
peluang kenaikan menuju kisaran 600 - 650. Pada ELTY juga terlihat masih
memiliki peluang kenaikan menuju 375 - 380. Untuk SMRA, kita masih harus
melihat apakah harga saham ini mampu menembus resisten di 375. Penembusan
atas resisten ini akan membuka potensi kenaikan bagi SMRA menuju kisaran
500 - 550.

Untuk penggemar saham komoditas, kondisi dimana bursa regional berpeluang
naik dengan didorong oleh penurunan harga minyak, terlihat tidak terlalu
menguntungkan. Meskipun demikian, posisi harga yang masih dekat dengan
suport level membuat porsi untuk sektor ini sebaiknya tetap ada, meski
hanya dalam jumlah kecil. Untuk hari ini, BUMI terlihat bisa diakumulasi
di kisaran 6150 - 6250. Perhatian juga saham INCO, apakah saham ini mampu
menembus resisten di 4150 pada perdagangan hari ini. INCO memiliki
potensi kenaikan hingga 4500 - 4600 jika resisten ini mampu ditembus.

IHSG terlihat memiliki peluang yang cukup besar untuk menembus resisten di
2215. Penggeraknya memang lebih ke sektor infrastruktur dan properti,
dimana commodity linked stocks cenderung flat, dan perbankan masih
menunggu penembusan resisten. Dalam kondisi bursa yang masih tidak menentu
seperti ini, kita sebaiknya tetap gesit untuk memanfaatkan semua peluang
yang ada.

Happy trading, Semoga Untung!!!

Senin, 21 Juli 2008

Berharap pada Bank/Otomotif? atau Berharap Rebound Komoditas?

Selamat pagi...
Seperti perkiraan kami, Dow Jones Industrial Average (DJI) masih bergerak naik ditengah penurunan harga minyak Nymex yang terus terjadi. Pada level tertinggi, DJI sudah mencapai target jangka pendek kami di kisaran 11500 - 11550. Arah DJI kedepan sangat ditentukan apakah indeks ini mampu menembus resisten ini. Jika DJI mampu menembus resisten di 11500 - 11550 ini, DJI akan bergerak menuju resisten selanjutnya di 11900 - 11950. Harga minyak Nymex masih melanjutkan penurunannya dan ditutup dibawah level psikologis US$130 per barrel pada perdagangan hari Jumat malam. Untuk harga minyak ini, resisten hari ini ada di level US$132 per barrel. Selama harga masih dibawah level ini berarti harga minyak masih berada dalam trend turun. Untuk sementara, suport berada di level US$128 per barrel. Sedangkan retracement 50% dari trend terakhir ada di level US$122. Ini artinya, potensi penurunan masih ada untuk harga minyak, kecual jika harga bisa kembali diatas level US$132 per barrel, berarti trend berubah menjadi naik.
Melihat chart dari komoditas lainnya, CPO juga masih belum menyentuh level MYR 3200 - 3300 yang menjadi target jangka pendek kami. Batubara juga baru turun sedikit, belum sederas penurunan yang terjadi pada harga minyak. Tapi, apakah ini berarti harga batubara relatif kuat dibandingkan harga minyak? kita masih harus melihat beberapa hari kedepan.
Jadi.. pertanyaan di awal minggu ini adalah: Mampukah pergerakan harga dari saham-saham terkait inflasi (perbankan dan automotif) mampu menahan IHSG agar tidak turun dibawah level psikologis 2000? Dilihat dari pergerakan harganya, ASII terlihat memiliki pontensi kenaikan menuju level 22000, tentu dengan syarat harga tidak kembali menembus suport di 20500. Akan tetapi, saham-saham perbankan terlihat masih berkutat dengan resistennya. BBRI juga masih berkutat dengan resisten di 5700 - 5750, BBCA dengan resisten di 2750 - 2875, dan BMRI ke 2750 - 2825. Satu-satunya yang terlihat 'belum rebound' adalah BDMN. Akan tetapi, target ke 5350 baru bisa tercapai jika saham ini mampu menembus resisten psikologisnya di level 5000.
Selain itu, pertanyaan selanjutnya adalah: Apakah minyak akan mencapai bottom pada minggu ini? Melihat target harganya sih, kalau minyak terus bergerak turun, berarti suport di US$122 akan tercapai dalam minggu ini, tapi apakah minyak akan melanjutkan trend turun dengan target harga yang baru, ataukah harga minyak kemudian rebound? masih sulit untuk diprediksikan.
Jadi, sepertinya trend masih akan tetap turun. Kisaran IHSG hari ini diperkirakan akan berada pada level 2050 - 2160. Akan tetapi, perlu diperhatikan juga bahwa resisten IHSG hari ini ada di level 2155 - 2160. Jika IHSG mampu ditutup menembus resisten ini, berarti ada kemungkinan trend jangka pendek berubah menjadi naik. Melihat kans-nya sih.. kemungkinan terjadinya penembusan resisten adalah kecil. Tapi, siapa tau ada surprise.
Happy trading, semoga untung!!!

Jumat, 18 Juli 2008

Selamat pagi...

Selamat pagi...
Terus terang, kami tidak mengira bahwa target harga kami untuk harga minyak Nymex di US$125 - US$130 bisa tercapai dalam semalam. Melihat kembali chart dari harga minyak, tercapainya target kami ternyata menimbulkan permasalahan baru: Suport di US$133 telah tertembus. Ini artinya, jika harga minyak tidak kembali diatas resisten ini dalam satu atau dua hari mendatang, berarti harga minyak memiliki peluang pelemahan hingga level US$116 - US$123.
Dengan bobot saham terkait komoditas sudah lebih dari 25%, pergerakan harga komoditas akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Dan dengan harga minyak memimpin pergerakan harga komoditas, maka selama harga minyak turun, harga komoditas juga masih akan cenderung bergerak turun, dan begitu juga harga saham-saham yang terkait dengan komoditasnya. Ini artinya, posisi pada saham-saham terkait dengan komoditas, sebaiknya dilakukan hanya jika kita sudah yakin, bahwa harga minyak sudah mencapai bottom, atau malah menunggu pembalikan arah dari harga minyak.
Dari chart harga saham yang kami amati, signal terjelek terlihat pada saham ANTM yang kemarin menembus suport di 2850. Penembusan itu membuka peluang pelemahan hingga dibawah level 2500. Signal jelek yang lain adalah pada saham BUMI, yang kemarin menembus suport di 6600. Penembusan suport ini memuluskan pergerakan BUMI menuju target dari rectangle di 5900 - 6100. TLKM juga kemarin mencetak new low. Penembusan atas suport di retracement 50% di 7000, diperkirakan akan membawa harga ke level 5600 - 6000. Dilihat dari head and shoulder pattern pada saham ini, potensi penurunannya mungkin lebih besar dari itu. Akan tetapi, kami memperkirakan bahwa harga akan tertahan oleh suport 5600 - 6000 tersebut.
Indeks Dow Jones Industrial (DJI) memang mengalami kenaikan, seperti perkiraan kami kemarin. Akan tetapi, kenaikannya lebih karena harga minyak yang turun, bisa jadi IHSG tertekan karena saham-saham komoditas mengalami penurunan. IHSG sendiri, kemarin ditutup di suport 2167. Resikonya, jika suport ini ditembus, rectangle yang terlihat pada IHSG di kisaran 2167 - 2477, akan membuka peluang pelemahan hingga level 1900. Meskipun demikian, kami masih dalam posisi bahwa suport di kisaran 2015 - 2075 akan menahan penurunan IHSG. Artinya, IHSG memang arahnya turun, tapi, kami masih melihat peluang yang cukup besar, bahwa IHSG masih akan tertahan diatas level 2000.
Resisten hari ini untuk IHSG ada di level 2210. Artinya, jika IHSG menembus resisten ini, berarti trend jangka pendek akan berubah menjadi naik. Kecil kemungkinannya sih, tapi.. siapa tahu.
Happy trading, semoga untung!!!

Rabu, 09 Juli 2008

Pisau bermata dua: DJI rebound, Komodity turun = IHSG flat naik

Selamat pagi...
Indeks Dow Jones semalam naik 1,36 persen dan ditutup di level 11384.21 setelah harga minyak mengalami koreksi. Melihat arah kedepan, DJI masih berada dalam trend turun jangka pendek dengan resisten di 11450. Yang menarik adalah signal reversal yang nampak pada pergerakan harga minyak Nymex Senin malam, ternyata membuat harga minyak kembali terkoreksi pada pergerakan tadi malam. Untuk jangka pendek, kami masih melihat apakah suport di US$133 per barrel bisa bertahan. Penembusan atas suport di US$138 per barrel sebenarnya telah membuka potensi pelemahan menuju kisaran US$118 - US$125. Akan tetapi, hanya penembusan atas suport di US$133 yang akan membuka peluang koreksi lebih dalam.
Jadi.. DJI rebound akibat penurunan harga minyak. Ini ibarat pisau bermata dua. DJI rebound = sentimen positif, harga minyak turun = harga komoditas turun = sentimen negatif. Seperti kita ketahui bersama, sekitar 25% - 30% dari bobot IHSG saat ini terkait dengan harga komoditas.
Mari kita berkonsentrasi pada yang positif. Melihat pergerakan kemarin, kami tertarik dengan saham-saham terkait dengan suku bunga, terutama dengan ASII. Terlepas dari Gaikindo Expo yang akan diadakan dalam waktu dekat, ASII terlihat mulai berkonsolidasi pada kisaran 19250 - 19700. Penembusan atas resisten di 19700 akan membuka peluang kenaikan setidaknya menuju 20200 - 20500. Selain itu, BBCA kemarin sudah mencapai retracement 50% di 2750-2775. Jika trend naiknya masih berlanjut, BBCA diperkirakan akan mencapai 2850 - 2900 untuk hari ini.
Satu hal yang menarik adalah pergerakan dari saham-saham produsen semen. Volume terlihat mulai mengalir, terutama pada saham INTP. Untuk jangka pendek, potensi kenaikan menuju kisaran 5900 - 6000 bisa terbuka jika harga saham ini mampu menembus resisten di 5650. Selain itu, SMGR terlihat berada di suport 3950 - 4000 sehingga menarik untuk melakukan pembelian spekulatif.
IHSG masih berada dalam trend turun. Jadi kehati-hatian, tetap menjadi kata kuncinya. Posisi resisten hari ini ada di level 2306. Jika resisten ini mampu ditembus, resisten selanjutnya ada di 2350. Sedangkan posisi suportnya, ada di kisaran gap 2257 - 2269.
Happy trading, semoga untung!!!

Jumat, 04 Juli 2008

Apa Kabar Hari Ini?...

Selamat pagi...

Setelah penurunan tajam pada saham-saham pengahasil batubara kemarin, semua perhatian masih akan terjuju pada saham-saham ini. Maklum, kapitalisasi dari saham-saham penghasil batubara sudah mencapai lebih dari 25% bobot dari IHSG. Perkembangan terakhir untuk harga batubara di Eropa hingga pagi hari ini, kontrak spot month (Juli) untuk batubara, rata-rata memang sudah terlihat mengalami kenaikan. Akan tetapi, untuk kontrak 1 - 3 bulan terlihat mengalami penurunan.

Pada kesempatan ini, kami ingin kembali menekankan pendapat dari analis pertambangan kami, Adi Hartadi:

Kesimpulan:
* Harga batu bara di pasar spot turun, namun rata2 produsen pegang batu bara kontrak yg harganya sudah di-settled utk 2008.
* Ekspektasi harga batu bara dunia utk thermal masih positif karena market masih dlm keadaan defisit +/- 9jt ton global.
* Buy on weakness, karena fundamental coal market dan emiten2 msh bagus, top pick: BUMI

Pendapat kami, juga sama: Koreksi yang terjadi ini adalah kesempatan untuk melakukan pembelian pada harga yang lebih murah. Selain mendukung alasan yang diberikan oleh Adi, alasan lainnya adalah:

* Melihat beberapa report fundamental yang kami baca belakangan ini, rata-rata harga Batubara yang mereka gunakan ada di kisaran US$125 per ton - US$135 per ton untuk FY08 dengan harga batubara Newcastle sebagai patokan. Untuk harga batubara newcastle ini, harga rata rata dari awal tahun hingga minggu lalu (Year to date/YTD), ada di level diatas US$129. Sedangakan di minggu lalu di level US$173. Memang sih, jika dilihat dari grafiknya, jika terjadi reversal, retracement 50%nya ada di level US$140-an. Melihat posisi terakhir ini, kemungkinan rata-rata harga batubara untuk bisa turun dibawah US$125 terlihat sangat kecil. Artinya: Kemungkinan adanya downgrade oleh analis fundamental adalah Sangat Kecil.
* Kemarin, kami agak takut bahwa penurunan yang terjadi di trading pit batubara ini, akan menjalar kemana-mana. Bisa memicu terjadinya commodity crunch (kehancuran pasar komoditas akibat turunnya harga). Akan tetapi, kenyataannya, hingga pagi ini, harga minyak Nymex masih bertahan diatas level US$140! Harga minyak adalah pemimpin dari pergerakan harga komoditas. Selama minyak tidak turun, komoditas akan tetap kuat. Jadi, selama harga minyak tidak turun dibawah US$140 per barrel, kami melihat bahwa penurunan yang terjadi pada harga batubara, sifatnya hanya sementara. Bisa jadi ini memang baru sebuah signal. Tapi kita harus melihat perkembangannya dalam beberapa hari mendatang.

Berikut komentar kami mengenai posisi penutupan dari beberapa saham-saham batubara kemarin:

* BUMI

BUMI masih ditutup diatas suport di 7100. Suport ini adalah suport yang kuat karena sudah teruji setidaknya dua kali semenjak Mei 2008. Dengan kuatnya suport ini maka kisaran level 7100 - 7200 kami pandang sebagai entry level yang baik. Tapi, disisi lain, kami juga ingin mengemukakan resikonya. Dengan flat range di kisaran 7100 - 8550, penembusan atas suport di 7100, bisa jadi akan membuka potensi penurunan ke kisaran 5900 - 6500. Suport dari retracement 50% di 6800 bisa jadi akan menjadi suport antara. Meskipun demikian, jika suport di 7100 ditembus, anda sebaiknya menunggu reversal signal sebelum masuk, atau menunggu sekalian di kisaran 5900 - 6500. Untuk level jualnya jika harga hari ini rebound, resisten pertamanya ada di level psikologis 7500 bisa digunakan sebagai level pertama untuk melakukan profit taking (maksudnya, ada baiknya anda tidak jual dibawah level tersebut). Akan tetapi, jika resisten ini ditembus, bisa dipastikan harga akan kembali melambung hingga kisaran 7800 - 8250.

* PTBA

Level 15400 adalah titik tengah dari double top PTBA. Dengan penembusan atas suport ini kemarin, PTBA memperlihatkan potensi penurunan hingga kisaran 14700 - 14000. Meskipun demikian, perlu diperhatikan juga bahwa jika harga kembali menembus resisten ini, pola broadening formation terlihat lebih berperan. Artinya, jika harga menembus resisten 15400, kedepan PTBA akan bergerak flat di kisaran 15000 - 17500, dengan potensi penguatan menuju level 19500 jika resisten 17500 berhasil ditembus.


* UNTR

UNTR terlihat bergerak flat di kisaran 10100 - 14250 semenjak 4Q07. Dengan pergerakan flat seperti ini artinya posisi beli bisa dilakukan pada saat harga sudah berada dibawah level 11000, dan posisi jual bisa dilakukan jika harga sudah mencapai diatas 14000.

* ITMG

ITMG masih terlihat bertahan pada trend channel turun 30000 - 34500. Ini artinya, beli jika harga mendekati 30000, dan jual ketika harga sudah diatas 34000. Untuk pergerakan selanjutnya, penembusan atas resisten di 34500 akan membuka potensi kenaikan hingga 40000 - 40500. Meskipun demikian, penembusan atas suport di 30000 akan membuka potensi penurunan hingga 27200 - 29300.


Sementara itu dulu dari kami. Posisi IHSG juga sudah berada di kisaran suport 2250 - 2300. Artinya, potensi penurunan IHSG sebenarnya tidak terlalu besar lagi. TLKM masih di atas suport 7250, Banking juga terlihat masih diatas suport bahkan terlihat mulai berada dalam trend naik, Indeks Dow Jones juga potensi penurunannya masih terbatas pada kisaran 11000 - 11100. Kami belum melihat adanya cukup alasan untuk harga menembus suport ini. Meskipun demikian, kita semua sebaiknya juga sudah mempersiapkan 'rencana penyelamatan' (contingensi plan) jika suport ini ditembus, terutama jika suport BUMI di 7100 tiba-tiba ditembus.

Happy trading, Semoga untung!!!

Rabu, 02 Juli 2008

Selamat pagi...

"Inflasi tinggi, BI Rate bakal naik 25 basis poin menjadi 8,75%". Itulah yang menjadi berita di halaman pertama berbagai koran bisnis hari ini. Satu hal yang menarik adalah, tingginya angka inflasi, ternyata tidak membuat harga yang terkait inflasi (terutama perbankan dan automotif) bergerak turun pasca pengumuman angka inflasi tersebut. Arus dana asing ke bursa kemarin juga tercatat positif setelah tiga hari berada dalam level negatif. Artinya, sejauh ini, tingginya angka inflasi memang sudah dalam ekspektasi pasar, sehingga pasar tidak memberikan respon negatif.
Dilihat dari posisi teknikalnya, penembusan atas resisten 2350 telah membuka potensi kenaikan IHSG menuju ke resisten selanjutnya di 2425 - 2450. Potensi kenaikan ini didukung oleh masih terbukanya peluang kenaikan pada saham-saham perbankan, otomotif, dan telekomunikasi. Potensi kenaikan masih terlihat pada BBCA dengan target ke kisaran 2700 - 2750, BBRI ke 5650 - 5750, ASII ke 21500, dan TLKM kembali ke menguji resisten di 7800.
Untuk saham-saham pertambangan, TINS kemarin melanjutkan kenaikannya, pasca penembusan rekor harga. Level resisten yang akan dicapai oleh saham ini, diperkirakan akan berada di kisaran 39500 - 42500. PTBA juga kemarin menembus rekor harga lama di 16950. Selama suport ini masih bertahan, kami melihat peluang kenaikan pada PTBA menuju kisaran 17950 - 19500. INDY yang baru saja listed, setelah bergerak flat pada kisaran 3100 - 3525, kemarin berhasi ditutup diatas resistennya. Jika harga bergerak naik, kami memperkirakan potensi kenaikan teknikalnya bisa mencapai kisaran 3850 - 3950. Perhatikan juga saham MEDC, karena jika harga saham ini mampu menembus resisten di 4800, berarti akan ada upside lanjutan menuju kisaran 5000 - 5100.
Regional Asia memang terlihat flat turun pada pagi hari ini. Tapi ini diperkirakan tidak menutup potensi kenaikan dari IHSG. IHSG hari ini kami perkirakan akan bergerak flat naik di kisaran 2369 - 2419.
Happy trading, semoga untung!!!

Kamis, 21 Februari 2008

BELI SAHAM PLANTATION YUK!

Harga minyak Nymex saat ini masih berada dekat dibawah resisten psikologis US100 per barrel. Pergerakan harga minyak ini menarik untuk dicermati mengingat pengaruhnya yang sedemikian besar terhadap inflasi dunia dan harga berbagai komoditas. Harga minyak telah berkonsolidasi di kisaran US$85 per barrel - US$100 per barrel selama 3 - 4 bulan terakhir. Artinya, jika terjadi sesuatu hal dan harga minyak menembus level US$100 per barrel, maka level US$115 per barrel berpotensi untuk menjadi target jangka pendek. Jadi, anda sebaiknya berhati-hati jika harga minyak menembus US$100.

Untuk saham-saham dalam negeri, kami kembali akan menekankan ketertarikan kami atas saham-saham penghasil CPO yang saat ini masih bertahan di dalam akhir dari periode akumulasinya. AALI yang menjadi leader, kemarin memang belum menembus level psikologis 32000. Akan tetapi, setelah melihat dari chartnya, kami melihat bahwa harga saham AALI telah menembus resisten dari triangle pattern. Artinya, selama AALI masih bertahan diatas suport 31500, AALI memiliki potensi kenaikan menuju rekor harga di 34800 sebagai target minimal, dan 41300 - 44650 sebagai target maksimal. Singkatnya, selama suport 31500 masih bertahan, AALI sangat mungkin untuk lari ke atas 40000!!!

Sekarang begini: Jika AALI naik sampai lebih dari 25%, apakah saham-saham CPO lainnya akan diam saja? Tentu saja tidak! UNSP akan keatas 3000, LSIP akan menembus 15000, SGRO akan menembus 5500, dan INDF akan menembus 3500!

Kami masih yakin bahwa tingginya harga CPO akan membuat harga saham-saham yang terkait dengannya akan mengalami kenaikan. Well... at least, saham-saham ini akan menjadi saham defensif yang bagus, sekiranya market nanti bergerak turun. Jadi, tunggu apa lagi... mulailah mengakumulasi saham-saham penghasil CPO sekarang! Act Now, or you will be missed!!!

Happy Trading, Semoga Untung!!!

Pluit, 21 Februari 2008

Senin, 04 Februari 2008

Bearish Market Sudah Usai?

Krisis subprime masih belum jelas akhirnya gimana. IHSG juga masih belum tembus kisaran resisten 2.661 - 2713. Tapi, TLKM, sudah tembus 9500, yang artinya, TLKM punya upside sampai ke 10500 - 10700. Bener nih bearish market sudah selesai?

Bagi anda yang yakin kalau bearish market sudah usai... start to accumulate telcos and banking. Kedua sektor ini sepertinya akan outperform perkebunan dan pertambangan yang saat ini lagi jadi bintang lapangan.

Gitu dulu ya.. saya mau terbang ke makassar dulu....

Best Regards,
Tommy

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More