Harga minyak Nymex saat ini masih berada dekat dibawah resisten psikologis US100 per barrel. Pergerakan harga minyak ini menarik untuk dicermati mengingat pengaruhnya yang sedemikian besar terhadap inflasi dunia dan harga berbagai komoditas. Harga minyak telah berkonsolidasi di kisaran US$85 per barrel - US$100 per barrel selama 3 - 4 bulan terakhir. Artinya, jika terjadi sesuatu hal dan harga minyak menembus level US$100 per barrel, maka level US$115 per barrel berpotensi untuk menjadi target jangka pendek. Jadi, anda sebaiknya berhati-hati jika harga minyak menembus US$100.
Untuk saham-saham dalam negeri, kami kembali akan menekankan ketertarikan kami atas saham-saham penghasil CPO yang saat ini masih bertahan di dalam akhir dari periode akumulasinya. AALI yang menjadi leader, kemarin memang belum menembus level psikologis 32000. Akan tetapi, setelah melihat dari chartnya, kami melihat bahwa harga saham AALI telah menembus resisten dari triangle pattern. Artinya, selama AALI masih bertahan diatas suport 31500, AALI memiliki potensi kenaikan menuju rekor harga di 34800 sebagai target minimal, dan 41300 - 44650 sebagai target maksimal. Singkatnya, selama suport 31500 masih bertahan, AALI sangat mungkin untuk lari ke atas 40000!!!
Sekarang begini: Jika AALI naik sampai lebih dari 25%, apakah saham-saham CPO lainnya akan diam saja? Tentu saja tidak! UNSP akan keatas 3000, LSIP akan menembus 15000, SGRO akan menembus 5500, dan INDF akan menembus 3500!
Kami masih yakin bahwa tingginya harga CPO akan membuat harga saham-saham yang terkait dengannya akan mengalami kenaikan. Well... at least, saham-saham ini akan menjadi saham defensif yang bagus, sekiranya market nanti bergerak turun. Jadi, tunggu apa lagi... mulailah mengakumulasi saham-saham penghasil CPO sekarang! Act Now, or you will be missed!!!
Happy Trading, Semoga Untung!!!
Pluit, 21 Februari 2008






