Jumat, 04 Juli 2008

Apa Kabar Hari Ini?...

Selamat pagi...

Setelah penurunan tajam pada saham-saham pengahasil batubara kemarin, semua perhatian masih akan terjuju pada saham-saham ini. Maklum, kapitalisasi dari saham-saham penghasil batubara sudah mencapai lebih dari 25% bobot dari IHSG. Perkembangan terakhir untuk harga batubara di Eropa hingga pagi hari ini, kontrak spot month (Juli) untuk batubara, rata-rata memang sudah terlihat mengalami kenaikan. Akan tetapi, untuk kontrak 1 - 3 bulan terlihat mengalami penurunan.

Pada kesempatan ini, kami ingin kembali menekankan pendapat dari analis pertambangan kami, Adi Hartadi:

Kesimpulan:
* Harga batu bara di pasar spot turun, namun rata2 produsen pegang batu bara kontrak yg harganya sudah di-settled utk 2008.
* Ekspektasi harga batu bara dunia utk thermal masih positif karena market masih dlm keadaan defisit +/- 9jt ton global.
* Buy on weakness, karena fundamental coal market dan emiten2 msh bagus, top pick: BUMI

Pendapat kami, juga sama: Koreksi yang terjadi ini adalah kesempatan untuk melakukan pembelian pada harga yang lebih murah. Selain mendukung alasan yang diberikan oleh Adi, alasan lainnya adalah:

* Melihat beberapa report fundamental yang kami baca belakangan ini, rata-rata harga Batubara yang mereka gunakan ada di kisaran US$125 per ton - US$135 per ton untuk FY08 dengan harga batubara Newcastle sebagai patokan. Untuk harga batubara newcastle ini, harga rata rata dari awal tahun hingga minggu lalu (Year to date/YTD), ada di level diatas US$129. Sedangakan di minggu lalu di level US$173. Memang sih, jika dilihat dari grafiknya, jika terjadi reversal, retracement 50%nya ada di level US$140-an. Melihat posisi terakhir ini, kemungkinan rata-rata harga batubara untuk bisa turun dibawah US$125 terlihat sangat kecil. Artinya: Kemungkinan adanya downgrade oleh analis fundamental adalah Sangat Kecil.
* Kemarin, kami agak takut bahwa penurunan yang terjadi di trading pit batubara ini, akan menjalar kemana-mana. Bisa memicu terjadinya commodity crunch (kehancuran pasar komoditas akibat turunnya harga). Akan tetapi, kenyataannya, hingga pagi ini, harga minyak Nymex masih bertahan diatas level US$140! Harga minyak adalah pemimpin dari pergerakan harga komoditas. Selama minyak tidak turun, komoditas akan tetap kuat. Jadi, selama harga minyak tidak turun dibawah US$140 per barrel, kami melihat bahwa penurunan yang terjadi pada harga batubara, sifatnya hanya sementara. Bisa jadi ini memang baru sebuah signal. Tapi kita harus melihat perkembangannya dalam beberapa hari mendatang.

Berikut komentar kami mengenai posisi penutupan dari beberapa saham-saham batubara kemarin:

* BUMI

BUMI masih ditutup diatas suport di 7100. Suport ini adalah suport yang kuat karena sudah teruji setidaknya dua kali semenjak Mei 2008. Dengan kuatnya suport ini maka kisaran level 7100 - 7200 kami pandang sebagai entry level yang baik. Tapi, disisi lain, kami juga ingin mengemukakan resikonya. Dengan flat range di kisaran 7100 - 8550, penembusan atas suport di 7100, bisa jadi akan membuka potensi penurunan ke kisaran 5900 - 6500. Suport dari retracement 50% di 6800 bisa jadi akan menjadi suport antara. Meskipun demikian, jika suport di 7100 ditembus, anda sebaiknya menunggu reversal signal sebelum masuk, atau menunggu sekalian di kisaran 5900 - 6500. Untuk level jualnya jika harga hari ini rebound, resisten pertamanya ada di level psikologis 7500 bisa digunakan sebagai level pertama untuk melakukan profit taking (maksudnya, ada baiknya anda tidak jual dibawah level tersebut). Akan tetapi, jika resisten ini ditembus, bisa dipastikan harga akan kembali melambung hingga kisaran 7800 - 8250.

* PTBA

Level 15400 adalah titik tengah dari double top PTBA. Dengan penembusan atas suport ini kemarin, PTBA memperlihatkan potensi penurunan hingga kisaran 14700 - 14000. Meskipun demikian, perlu diperhatikan juga bahwa jika harga kembali menembus resisten ini, pola broadening formation terlihat lebih berperan. Artinya, jika harga menembus resisten 15400, kedepan PTBA akan bergerak flat di kisaran 15000 - 17500, dengan potensi penguatan menuju level 19500 jika resisten 17500 berhasil ditembus.


* UNTR

UNTR terlihat bergerak flat di kisaran 10100 - 14250 semenjak 4Q07. Dengan pergerakan flat seperti ini artinya posisi beli bisa dilakukan pada saat harga sudah berada dibawah level 11000, dan posisi jual bisa dilakukan jika harga sudah mencapai diatas 14000.

* ITMG

ITMG masih terlihat bertahan pada trend channel turun 30000 - 34500. Ini artinya, beli jika harga mendekati 30000, dan jual ketika harga sudah diatas 34000. Untuk pergerakan selanjutnya, penembusan atas resisten di 34500 akan membuka potensi kenaikan hingga 40000 - 40500. Meskipun demikian, penembusan atas suport di 30000 akan membuka potensi penurunan hingga 27200 - 29300.


Sementara itu dulu dari kami. Posisi IHSG juga sudah berada di kisaran suport 2250 - 2300. Artinya, potensi penurunan IHSG sebenarnya tidak terlalu besar lagi. TLKM masih di atas suport 7250, Banking juga terlihat masih diatas suport bahkan terlihat mulai berada dalam trend naik, Indeks Dow Jones juga potensi penurunannya masih terbatas pada kisaran 11000 - 11100. Kami belum melihat adanya cukup alasan untuk harga menembus suport ini. Meskipun demikian, kita semua sebaiknya juga sudah mempersiapkan 'rencana penyelamatan' (contingensi plan) jika suport ini ditembus, terutama jika suport BUMI di 7100 tiba-tiba ditembus.

Happy trading, Semoga untung!!!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More