This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 25 November 2008

Get ready for Bull!!!

Pluit, 25 November 2008
Selamat pagi...
  • Signal bullish Dow Jones Industrial yang muncul pada hari Jumat, ternyata masih berlanjut dengan kenaikan DJI di hari Senin. Ini adalah signal yang bagus mengingat signal yang terkonfirmasi ini adalah yang pertama kali setelah dua atau tiga signal bulllish sebelumnya ternyata palsu. Dari posisi penutupannya, DJI masih ditutup dibawah resisten dari trend turun di 8500. Artinya: bisa jadi signal bullish itu terkonfirmasi, tapi sebelum DJI menembus 8500, trend dari DJI sebenarnya masih tetap turun.
  • Resisten IHSG hari ini ada dua: resisten pertama di 1150, dan resisten kedua berupa gap di 1157 - 1159. Bullish signal muncul jika kedua resisten ini bisa ditembus.
Seperti kami ungkapkan kemarin, IHSG memang sedang memiliki momentum bullish: Investor forum dan window dressing. Tapi trend IHSG sendiri masih turun. Kita masih menunggu penembusan resisten 1150, dan 1157 - 1159 sebelum bisa berubah menjadi bullish. Kita tidak boleh terlambat bereaksi, karena jika resisten tersebut ditembus, IHSG memiliki potensi naik dengan target awal di 1225 - 1250, dan target optimal di 1750 - 1850. Dengan kata lain: IHSG memiliki potensi kenaikan lebih dari 500 poin. Tolong, jangan terlambat untuk bereaksi. Stock pick masih tetap seperti kemarin: TLKM, ASII, BBRI, PTBA, PGAS, AALI, INCO, BMRI, UNTR.
Happy trading, semoga untung!!!

Kamis, 20 November 2008

Menunggu berakhirnya wave ke 5 dari Dow Jones Industrial

Kelapa Gading, 20 November 2008

Selamat pagi...

Penantian untuk berakhirnya wave ke 5 dari Dow Jones Industrial (DJI) rasanya seperti penantian yang tiada akhir. Kemarin, kami sudah mengemukakan bahwa bottom dari trend turun di DJI ini bisa dikisaran 7000 - 8100, atau bsai juga di 6000 - 6500. Tapi, penurunan yang terjadi semalam tetap saja membuat perasaan kami menjadi terluka. Berikut ulasan kami mengenai kondisi terakhir dari market:

*
DJI semalam ditutup tipis dibawah level psikologis 8000. Ini berarti, sisa suport yang ada adalah titik terendah dari pergerakan DJI 10 Oktober lalu di level 7773.71. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa kegagalan level psikologis 8000 ini bertahan, telah membuka potensi penurunan dengan target awal di kisaran 7000 - 7500, dan target optimal di kisaran 6000 - 6500.

* IHSG kemarin ditutup diatas batas bawah dari kisaran suport di gap 1180 - 1189. Dilihat dari penurunan yang terjadi di DJI, rasanya sulit bagi suport ini untuk bertahan. Suport selanjutnya untuk IHSG ada di level 1089 yang merupakan level terendah 28 Oktober. Suport selanjutnya, jika level ini gagal bertahan, ada dikisaran 950 - 1000. Artinya, jika suport 1089 gagal bertahan, IHSG akan menguji level psikologis 1000.
* Dimana trend turun ini berakhir? kami juga belum punya jawabannya. Tapi harapan kami, IHSG tidak menembus suport terakhir di 951. Yang kami tahu, trend turun ini berakhir jika ada resisten yang berhasil ditembus. Untuk jangka pendek, resisten dari DJI ada di kisaran 8500 - 8550, sedangkan untuk IHSG ada di level 1185.

Bottom dari sebuah trend turun, hanya bisa diketahui setelah bottom tersebut berlalu. Tapi sepertinya, ini kita masih jauh dari berlalu. Untuk posisi trading, kami hanya bisa menyarankan untuk fokus pada TLKM, ASII, dan PTBA. Beli di harga autorejection, exit setelah harga naik 2 - 3 poin. Untuk posisi akumulasi, saham pilihan kami tetap sama seperti kemarin: ASII, PTBA, AALI, UNTR, INCO, TLKM, BBRI, PGAS, BMRI. Beli pada harga autorejection, kalau perlu, beli di pasar nego, dibawah 10% dari harga autorejection.

Sementara itu dulu dari kami...

Happy trading, semoga untung!!!

Rabu, 12 November 2008

Turun? Beli! Belum ada signal bearish jangka menengah...

Selamat pagi…

Indeks Dow Jones ditutup turun pada pergerakan semalam. Dilihat dari posisi penutupannya terakhir, DJI masih berada dalam konsolidasi 8350 – 9700. Belum ada signal bearish

  • IHSG kemarin juga masih ditutup di dalam gap 1316 – 1357. Suport di 1316 kembali akan dicoba pada perakan hari ini. Jika support ini gagal bertahan, support berikutnya ada di kisaran gap 1258 – 1281. Hanya penembusan atas 1258 yang memberikan signal bearish jangka menengah.
  • Harga minyak ditutup dibawah level psikologis US$60 per barrel.

Selama DJI masih diatas support 8350 dan IHSG masih diatas support 1258, setiap koreksi adalah kesempatan untuk melakukan akumulasi atau pembelian di harga yang lebih murah. Disisi lain, kalau kedua support itu ditembus, stoploss hendaknya dilakukan karena potensi penurunannya memang terlihat cukup besar. Kami juga melihat dalam perdagangan kemarin, bahwa akumulasi terlihat mulai terjadi pada beberapa saham: BBRI, PTBA, INCO, PGAS, UNTR. Untuk hari ini, posisi spekulatif hendaknya dilakukan pada saham-saham tersebut, dengan strategi buy on weaknes.

Happy trading, semoga untung!!!


Selasa, 11 November 2008

Sentimen masih sangat minim...

Selamat pagi…

Kemarin IHSG mencoba menembus resisten dari gap 1357 dan gagal. Jadi untuk pergerakan hari ini, IHSG akan menguji support di 1300 – 1316. Disisi lain, Dow Jones Industrial masih bertahan dalam kisaran konsolidasi 8300 – 9700. Belum ada penembusan. Ini artinya perdagangan hari ini akan berlangsung dengan minim sentiment, dan minim sentiment berarti juga koreksi, dan dalam trend konsolidasi, koreksi berarti melakukan posisi pembelian spekulasi. Stock pick kami masih tetap pada saham-saham big caps: TLKM di kisaran 5750 – 5850, BBRI di kisaran 3300 – 3400, PTBA di 5900 – 6000, BMRI di 1770 – 1810, ASII di 9300 – 9500. Pembelian spekulatif ini sebaiknya dilakukan dalam size terbatas, mengingat jika IHSG ditutup menembus support di 1300 – 1316, maka berarti IHSG akan memiliki potensi koreksi hingga 1220 – 1280. PGAS kemarin juga masih bisa bertahan diatas support dari neckline head and shoulder sehingga hari ini adalah penentuan apakah break out yang terjadi kemarin, bisa terkonfirmasi. Meskpun demikian, posisi beli pada saham PGAS ini sebaiknya hanya dilakukan jika harga mampu ditutup diatas resisten 1860 – 1880. Untuk posisi spekulatif, pembelian hendaknya dilakukan di sekitar level support 1750.

Sementara itu dulu dari kami.

Happy trading, semoga untung

Kamis, 06 November 2008

Sign of short term reversal. Beli jika harga sudah terkoreksi sekitar 15%

Selamat pagi….

Sebelum mulai, kami ingin mengajukan pertanyaan kepada pembaca: Sudahkan anda menghubungi Account Officer (AO) kami pada sesi II perdagangan kemarin? Pada sesi kedua kemarin, kami melihat bahwa pasar mulai melakukan Selling on News ketika Barrack Obama terpilih, sehingga kami merekomendasikan kepada para AO kami, agar meminta nasabahnya untuk Exit dari pasar.

Anyway… fakta yang kita hadapi saat ini adalah sebagai berikut:

* Indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam ditutup turun menembus support di 9300. Ini adalah signal bearish mengingat DJI benar-benar Engulf (menutup) kenaikan yang terjadi sehari sebelumnya. Kemana arah DJI? Target awal adalah retracement 50% di 8900 – 9000. Worse case scenario untuk sementara adalah DJI bergerak dalam triangle formation. Jika DJI bergerak dalam triangle formation, berarti DJI masih ada kesempatan untuk turun hingga kisaran 8300 – 8500.
* Untuk IHSG, dari posisi pergerakan sehari sebelumnya, stoploss IHSG ada di level 1329. Akan tetapi, dari posisi pergerakan selama sesi pertama, kami memang kemudian menaikkan posisi stoploss ke level 1410, dengan asumsi bahwa jika IHSG ditutup dibawah level 1410, maka IHSG memiliki peluang untuk membuat bentuk shooting star, dan memang penutupan IHSG kemarin memang membentuk candlestick berbentuk shooting star.
* Jika IHSG trendnya berubah turun pada hari ini, IHSG diperkirakan akan mengarah ke kisaran 1250 – 1275 sebagai target awal. Tepatnya, gap di 1258 – 1281 adalah target IHSG untuk jangka pendek. Apakah IHSG akan turun dibawah level itu? Dimana bottom IHSG berikutnya? Kami juga belum ada clue (jawabannya). Worse case scenario: IHSG akan mengulang titik terendah di 1089. Tapi, apakah IHSG akan kesana? Belum tentu juga. Kami melihat bahwa pergerakan IHSG seminggu terakhir, berada dalam volume kecil, dan kenaikan yang terjadi pada harga saham juga sangat besar. Ini membuat para trader akan berani mengambil posisi, jika harga mengalami penurunan. Masuknya para speculator ini membuat penurunan yang terjadi, bisa jadi tidak sebesar apa yang terjadi kemarin.
* Harga minyak kembali turun. Resisten di US$70 gagal untuk ditembus. Ini artinya harga minyak terlihat masih akan bergerak flat di kisaran US$63 – US$70. Penembusan atas support di US$63 akan membuka potensi pelemahan kebawah level US$60. Kami masih berada dalam pendapat semula, bahwa selama harga minyak Nymex berada di bawah US$70 per barrel, harga minyak memiliki peluang untuk bergerak ke kisaran US$40 – US$50 per barrel. Penurunan harga BBM akan segera dilaksanakan. Cepat atau lambat, harga premium industri akan lebih murah dari harga premium subsidi.

Dalam kondisi seperti ini, kita harus kembali ke pertanyaan berikut: Dalam melakukan transaksi di pasar modal, anda itu mau menggunakan strategi investasi, atau trading? Jika investasi, maka setiap penurunan harga adalah kesempatan untuk membeli di harga yang lebih murah. Selain itu, ngapain sih kita mikirin pergerakan harga jangka pendek? View dari seorang investor, kan adalah view jangka panjang. Tapi, jika strategi yang dipilih adalah sebagai seorang trader, maka berarti kita harus segera exit, kerena IHSG akan begerak turun. Dimana kita akan mulai melakukan entry? Kami kira, level 20% dari penutupan kemarin, adalah level yang bagus untuk mulai melakukan akumulasi. Sahamnya apa aja? Top pics kami saat ini adalah: ASII, PTBA, BBRI, BMRI, TLKM, UNTR, AALI dan INCO. Pilihan kami ini berdasarkan ide bahwa kita harus mencari saham-saham berkapitalisasi besar, atau tapi distribusi sahamnya tidak terlalu banyak, sehingga pergerakannya akan lebih volatile. Ingat: saham yang lebih volatile, akan memberikian keuntungan yang lebih besar, bagi para trader.

Happy trading, semoga untung!!!

Rabu, 05 November 2008

Dalam trend naik, setiap koreksi adalah kesempatan untuk akumulasi di harga yang lebih murah

Selamat pagi…

· Dow Jones Industrial (DJI) menembus high sebelumnya. Signal bullish ini adalah konfirmasi yang bagus untuk DJI terus bergerak naik menuju 10000 – 10500. Euphoria dari pemilihan presiden Amerika terlihat memberikan sentiment positif pada bursa saham di Amerika.

· Supensi BUMI hari ini dibuka. Sepertinya aka nada tekanan jual dari posisi force sell yang masih terjadi. Meskipun demikian, kami masih melihat bahwa prospek BUMI kedepan terlihat bagus, terutama dengan harga minyak yang menunjukkan kecenderungan untuk bottoming. Posisi sebaiknya memang buy on weakness. Dengan target teknikal di level 1500, BUMI sebaiknya diakumulasi ketika sudah mencapai kisaran 1500 – 1800.

· IHSG masih berada dalam trend naik. Stoploss hari ini ada di level 1329. Artinya, jika support di 1329 ditembus, exit posisi trading karena trend IHSG sudah kembali berubah menjadi turun.

· Trend IHSG masih naik. Target untuk jangka pendek ada di level 1450 – 1510. Posisi take profit sebaiknya mulai dilakukan ketika IHSG sudah mencapai kisaran gap 1477 – 1510.

Dibukanya suspensi BUMI, membuka peluang untuk terjadinya tekanan pada bursa. Akan tetapi, perlu diingat selalu bahwa selama IHSG tidak ditutup dibawah support 1329, IHSG masih berada dalam trend naik. Trend naik ini didukung oleh trend naik yang ada di DJI, akibat euphoria pemilihan presiden Amerika Serikat. Jadi, ingatlah: selama trend masih naik, setiap koreksi adalah tempat yang paling baik untuk melakukan akumulasi di harga yang lebih murah. Posisi trading sebaiknya di fokuskan pada saham-saham yang belum mencapai retracement 50%-nya, seperti TLKM, UNTR, AALI, dan PTBA. Satu-satunya saham yang kemarin memberikan signal bearish adalah BBRI. Jika hari ini BBRI bergerak turun, posisi akumulasi sebaiknya mulai dilakukan pada kisaran harga 3250 – 3350.

Happy trading, semoga untung!!!


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More