Rabu, 23 Juli 2008

Trend naik mulai terlihat di Bursa Regional: Perhatikan Infrastruktur dan Properti

Kuta, 23 Juli 2008

Selamat pagi...

Dow Jones Industrial (DJI) akhirnya menembus kisaran resisten 11500 -
11550. Dari trend yang tertembus, DJI terlihat memiliki potensi kenaikan
setidaknya menuju 11900 - 12000. Harga minyak terlihat kembali melemah,
tapi masih belum mampu turun dibawah kisaran gap US$127.95 per barrel -
US$130.75 per barrel.

Disatu sisi, potensi kenaikan dari DJI ini, sepertinya memang didorong
oleh pelemahan harga komoditas, terutama minyak. Disisi lain, melihat
potensi kenaikannya yang cukup besar. Ini membuka peluang bagi IHSG untuk
menembus resisten di 2215 dan terus bergerak naik menuju 2245 - 2290.

Dari beberapa chart yang kami amati hari ini, kami tertarik pada PGAS
setelah kemarin telah mengalami suport testing. Melihat trend yang
tertembus, PGAS setidaknya memiliki potensi kenaikan menuju level 12900 -
13300. Saham TLKM yang kemarin ditutup dibawah resisten di 7700, hari ini
juga masih memiliki peluang untuk bergerak naik menuju kisaran 8000 -
8200, jika harga saham ini mampu menembus resisten ini. Selain itu,
saham-saham sektor properti terlihat juga memiliki peluang kenaikan yang
cukup menarik. CTRA kemarin terlihat mampu menembus resisten dari bullish
falling wedge di 490. Selama suport ini masih bertahan, CTRA memiliki
peluang kenaikan hingga kisaran 650 - 770. Pada CTRS terlihat memiliki
peluang kenaikan menuju kisaran 600 - 650. Pada ELTY juga terlihat masih
memiliki peluang kenaikan menuju 375 - 380. Untuk SMRA, kita masih harus
melihat apakah harga saham ini mampu menembus resisten di 375. Penembusan
atas resisten ini akan membuka potensi kenaikan bagi SMRA menuju kisaran
500 - 550.

Untuk penggemar saham komoditas, kondisi dimana bursa regional berpeluang
naik dengan didorong oleh penurunan harga minyak, terlihat tidak terlalu
menguntungkan. Meskipun demikian, posisi harga yang masih dekat dengan
suport level membuat porsi untuk sektor ini sebaiknya tetap ada, meski
hanya dalam jumlah kecil. Untuk hari ini, BUMI terlihat bisa diakumulasi
di kisaran 6150 - 6250. Perhatian juga saham INCO, apakah saham ini mampu
menembus resisten di 4150 pada perdagangan hari ini. INCO memiliki
potensi kenaikan hingga 4500 - 4600 jika resisten ini mampu ditembus.

IHSG terlihat memiliki peluang yang cukup besar untuk menembus resisten di
2215. Penggeraknya memang lebih ke sektor infrastruktur dan properti,
dimana commodity linked stocks cenderung flat, dan perbankan masih
menunggu penembusan resisten. Dalam kondisi bursa yang masih tidak menentu
seperti ini, kita sebaiknya tetap gesit untuk memanfaatkan semua peluang
yang ada.

Happy trading, Semoga Untung!!!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More